LPM IAIN Takengon Implementasikan PKS Terpadu melalui PKM di Diniyah Putri, Perkuat Sinergi Penjaminan Mutu Antar Perguruan Tinggi
Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Takengon turut ambil bagian dalam pelaksanaan Implementasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) Terpadu Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang digelar dalam rangkaian Temu Nasional Penjaminan Mutu PTKIN tahun 2026 di Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata kolaborasi antar-lembaga dalam memperkuat budaya mutu dan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam. Berdasarkan dokumen PKS Terpadu Penjaminan Mutu, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di dua lokasi, yakni di Perguruan Tinggi Diniyah Puteri dan STIT Ahlusunnah .
Secara khusus, LPM IAIN Takengon melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Perguruan Tinggi Diniyah Puteri Padang Panjang sebagai bagian dari implementasi PKS tersebut. Penugasan ini tertuang dalam Surat Tugas yang diterbitkan oleh Presidium Lembaga Penjaminan Mutu PTKIN, dengan tema kegiatan “Pengabdian Masyarakat Berbasis Mutu: Relevansi SPMI dalam Pengembangan Destinasi Pendidikan dan Budaya Sumatera Barat” .
Kegiatan PKM di Diniyah Puteri menghadirkan delegasi dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia, termasuk perwakilan LPM IAIN Takengon, yang bersama-sama melakukan pendampingan, diskusi strategis, serta penguatan kapasitas kelembagaan dalam implementasi sistem penjaminan mutu berbasis kolaborasi. Kehadiran para peserta dan pelaksana kegiatan tercatat dalam daftar hadir pelaksanaan PKM di Diniyah Puteri .
Di waktu yang sama, implementasi PKS Terpadu juga dilaksanakan di STIT Ahlusunnah Bukittinggi, dengan melibatkan delegasi LPM dan LPPM dari berbagai PTKIN lainnya . Hal ini menunjukkan bahwa model implementasi PKS Terpadu dirancang secara simultan di beberapa institusi sebagai bentuk perluasan jejaring mutu nasional.
Kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam membangun tata kelola mutu yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Melalui pelaksanaan PKM di Diniyah Puteri, LPM IAIN Takengon tidak hanya menjalankan mandat kelembagaan, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan praktik baik penjaminan mutu yang dapat direplikasi di lingkungan PTKIN lainnya.
Implementasi PKS Terpadu ini diharapkan menjadi fondasi penguatan ekosistem mutu nasional, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang unggul, bermutu, dan berdaya saing global.
