LPM IAIN Takengon Dampingi Asesmen Lapangan Perdana Prodi PMI

LPM IAIN Takengon Dampingi Asesmen Lapangan Perdana Prodi PMI

Institut Agama Islam Negeri Takengon melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melaksanakan asesmen lapangan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) bersama BAN-PT pada tanggal 10–12 April 2026 yang dilaksanakan secara daring.

Kegiatan ini merupakan asesmen lapangan pertama bagi Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam sejak resmi dibuka. Asesmen ini menjadi tahapan strategis dalam menilai mutu akademik, tata kelola program studi, serta kesiapan institusi dalam memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Dalam pelaksanaannya, BAN-PT menugaskan dua asesor, yaitu Dr. Azwar, M.Si dari Universitas Andalas dan Prof. Dr. Siti Nurbayani K., M.Si dari Universitas Pendidikan Indonesia. Tim asesor melakukan penilaian secara komprehensif terhadap berbagai aspek, meliputi kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, serta luaran tridarma perguruan tinggi.

Asesmen lapangan ini dihadiri oleh Rektor dan jajaran pimpinan IAIN Takengon, Dekan Fakultas Syariah, Dakwah, dan Ushuluddin, Ketua LPM beserta tim, Ketua Program Studi, dosen, Kepala Biro, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Seluruh unsur terlibat aktif dalam proses asesmen melalui penyampaian data, diskusi, serta sesi wawancara bersama tim asesor.

Dalam hal ini, LPM IAIN Takengon berperan dalam mengoordinasikan persiapan asesmen serta memastikan kesiapan dokumen dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Proses ini menjadi bagian penting dalam upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi.

Selama kegiatan berlangsung, tim asesor melakukan verifikasi dokumen dan pendalaman informasi secara daring guna memastikan kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan implementasi di lapangan.

Melalui asesmen lapangan ini, diharapkan Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam dapat memperoleh hasil akreditasi yang optimal serta semakin memperkuat perannya dalam menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing di bidang pemberdayaan masyarakat Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen institusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi secara berkelanjutan.